Bab 14 – Bab 16 – Salah Sambung

Bab 14 – Bab 16 – Salah Sambung

hikayat udin Novel gratis 1x dibaca
Udin menerima telepon dari nomor tak dikenal. Suara di seberang terdengar marah-marah, menagih utang panci. "Bu Tejo, bayar dong pancinya! Sudah tiga bulan!" teriak suara itu. Udin bingung. "Maaf, saya Udin, bukan Bu Tejo. Dan saya nggak butuh panci, saya butuh kasih sayang." Penelpon itu terdiam sejenak lalu berkata, "Oh, maaf Mas. Tapi kalau Mas butuh panci presto buat melunakkan hati wanita, saya jual lho." Udin tertegun. Marketing zaman sekarang memang luar biasa, bisa masuk lewat jalur salah sambung. Udin menutup telepon sebelum ia tergoda membeli panci yang tidak ia butuhkan.
Total dibaca bab ini: 1 kali.
Pilih reaksi yang paling mewakili perasaan Anda setelah membaca bab ini.
  • Contoh komentar
    Saat fitur komentar aktif penuh, komentar pembaca akan ditampilkan di sini.
    Laporkan komentar
Untuk mengirim komentar, silakan masuk terlebih dahulu.