Bab 8 – Bab 8 - Review Rumah Hantu (Bohongan)
Bab 8 – Bab 8 - Review Rumah Hantu (Bohongan)
Slamet nekat masuk ke rumah kosong di ujung desa yang katanya angker. Ia membawa senter dan merekam dengan gaya acara uji nyali. "Di sini hawanya panas, Guys. Pasti ada energi negatif," bisiknya dramatis.
Tiba-tiba terdengar suara *gubrak!* dari kamar belakang. Slamet menjerit histeris, "Ampun Mbah! Saya cuma numpang konten!" Ia lari terbirit-birit keluar rumah sampai sandalnya putus. Ternyata suara itu cuma tikus yang menjatuhkan panci bekas. Video itu ia hapus karena malu teriakannya lebih nyaring dari sirine ambulan.
Total dibaca bab ini: 1 kali.
Pilih reaksi yang paling mewakili perasaan Anda setelah membaca bab ini.
-
Saat fitur komentar aktif penuh, komentar pembaca akan ditampilkan di sini.Laporkan komentar
Untuk mengirim komentar, silakan
masuk terlebih dahulu.