Bab 8 – Bab 10 – Kondangan Tanpa Pasangan

Bab 8 – Bab 10 – Kondangan Tanpa Pasangan

hikayat udin Novel gratis 1x dibaca
Minggu siang, ada undangan nikahan teman SMA. Syarat tak tertulis kondangan adalah membawa gandengan. Udin, yang status asmaranya sekeruh air kali Ciliwung, memutuskan datang sendiri dengan strategi "makan-salaman-kabur". Sampai di sana, ia malah satu meja dengan mantan pacarnya yang sudah membawa suami dan dua anak. "Eh Udin, sendirian aja? Kapan nyusul?" tanya si Mantan dengan nada yang, menurut Udin, mengandung unsur sarkasme tingkat dewa. Udin tersedak rendang. "Lagi nunggu bidadari turun dari langit, tapi kayaknya nyangkut di pohon toge," jawab Udin asal. Suasana meja menjadi canggung, se-canggung Udin yang berusaha memotong daging alot dengan sendok plastik.
Total dibaca bab ini: 1 kali.
Pilih reaksi yang paling mewakili perasaan Anda setelah membaca bab ini.
  • Contoh komentar
    Saat fitur komentar aktif penuh, komentar pembaca akan ditampilkan di sini.
    Laporkan komentar
Untuk mengirim komentar, silakan masuk terlebih dahulu.